TRADISI SUNGKEMAN

Prosesi sungkeman adalah proses dimana kita akan melakukan permintaan doa restu terhadap kedua orang tua yang telah melahirkan dan membesarkan kita prosesi sungkeman adalah proses sakral, dan dilakukan pada saat lebaran atau pun yang paling mengaharukan adalah pada saat proses sungkeman acara pernikahan.

sungkem sebaiknya dilakukan ketika akan pelaksanaan akad nikah ( penerimaan sakramen perkawinan bagi Kristiani ). Kepada siapa pertama kali kita sungkem, terserah pihak keluarga atau pengantin menentukan. Ada pendapat kepada ibu dulu, karena beliau yang melahirkan kita. Ada yang berpendapat kepada ayah, karena beliau adalah kepala keluarga dan masyarakat kita berpaham paternalistis.

Pertama-tama, pihak yang disungkemi adalah pengantin orang tua dari pengantin perempuan. Pengantin secara bergantian melakukan sungkeman kepada ayah dan ibu dari pengantin perempuan. Kemudian kedua pengantin melakukan sungkeman untuk kedua orang tua pengantin pria.

Filosofi dari sungkeman adalah dalam sebuah tradisi jawa memiliki makna yang luar biasa yang sangat menjujungkan nilai menghormati orang tua, ini tidak hanya dalam adat jawa di lain adat suku bangsa lain juga memiliki nilai makna dan filosofi yang luar biasanya juga seperti adat jawa

souvenia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *