Tips Memilih Pakaian Pada Saat Masa Hamil

Masa kehamilan akan merubah banyak sekali perubahan-perubahan yang terjadi pada diri kita, terutama fisik yang berubah dratis ataupun perubahan lainnya yang sangat menonjol pastilah bagian perut, dan pada masa kehamilan pastilah kita kerepotan dalam memadukan pakaian atau kita harus membeli beberapa baju baru untuk menyesuaikan bentuk tubuh kita, sebelum anda membeli baju terlalu banyak, perhatikan dulu tips berikut dari kami :

Baju Untuk Keluar Rumah
Pertama, karena perubahan tubuh yang akan anda alami saat hamil ini hanya bersifat sementara, maka anda tidak perlu membeli terlalu banyak baju hamil. Anda cukup membeli seperlunya saja.Selain untuk menghemat budget anda, anda juga dapat berbelanja dengan lebih efektif dan efisien.Kemudian, yang perlu anda lakukan berikutnya adalah memilih baju yang tidak melulu bertema daster. Jika anda terpaku pada jenis baju yang semacam ini, maka anda justru akan terkesan kaku. Anda dapat memilih baju jenis apapun, yang penting anda merasa nyaman, khususnya untuk bagian perut anda sehingga anda tetap dapat tampil modis selama masa kehamilan anda

Baju Didalam Rumah
Untuk baju harian anda, anda juga tidak perlu menghabiskan budget anda untuk membeli baju hamil yang baru, anda dapat mengenakan baju suami anda seperti kemeja, kaos, celana pendek atau celana jerseynya karena biasanya laki-laki memiliki ukuran baju di atas wanita. Anda juga dapat meminjam daster rumahan milik ibu anda sehingga anda tetap dapat merasa nyaman dengan kehamilan anda.kemudian, yang tidak kalah penting adalah anda harus memperhatikan bahan baju yang akan anda kenakan.

Memperkokoh Rasa Cinta Dalam Rumah Tangga

Cinta merupakan perekat dalam kekokohan kehidupan rumah tangga, bila rasa cinta kepada istri atau sebaliknya telah hilang dari hatinya, maka kehancuran rumah tangga sangat sulit dihindari. Oleh karena itu suasana cinta harus saling tumbuh untuk memperkokoh, tidak hanya pada masa awal-awal pernikahan saja kehidupan rumah tangga , tapi juga masa-masa selanjutnya hingga suami istri mencapai masa tua bersama sampai menemui kematian.
Berumah tangga itu diibaratkan seperti orang yang sedang berlayar, ketika pelayaran baru dimulai kondisi kapal tenang karena penumpanya betul-betul ingin menikmati pelayaran itu, karena juga belum ada kesulitan , belum ada ombak dan angina kencang yang menerpa, dalam kondisi seperti itu saling mengokohkan rasa cinta antara suami dengan istri menjadi sesuatu yang sangat penting dalam mengahadapi dan mengatasi terpaan badai kehidupan rumah tangga. Pernikahan dilanggsungkan dengan maksud agar lelaki dan wanita yang saling mengikat hubungan suami istri dapat memperoleh ketenangan dan rasa cinta.